Farrel Franqois Blog

Screenshot ASUS H61M-C UEFI BIOS Utility EZ Mode 0

Cara merubah Windows 10 dari Legacy ke UEFI

Cara mengubah Windows 10 dari Legacy ke UEFI

Assalamu’alaikum

Sudah lama sekali saya tidak memposting di blog ini, karena saya melakukan kustomisasi di blog saya ini, memperbarui halaman Sanggahan, Kebijakan Privasi, dan Hubungi saya.

Namun, saya berpikir bahwa sudah saat nya PC saya ini beralih ke UEFI.

Lha, berarti kamu beli motherboard baru, dong?? Gak juga, sebenarnya motherboard PC saya sudah support UEFI, tapi untuk boot nya masih menggunakan Legacy dan Skema Hard disk nya masih pakai MBR.

Dan, PC saya ini gak jadul-jadul amat-lah, soalnya PC saya ini memakai Motherboard yang di khususkan untuk Prosesor Intel yang ber codename Ivy Bridge, yaitu yang mana prosesor tersebut baru di keluarkan pada tahun 2011 sampai 2013-an. (kerasa tua yah :D)

Windows yang saya pakai waktu itu Windows 10 yang versi 32-bit nya, dan di dual boot sama Linux Mint 18.2, dan saya sebenarnya ingin triple boot, yang satunya ialah Phoenix OS. Saya ingin mencoba OS Android ini di PC saya, tujuan utamanya ingin memainkan game Android di PC.

Kan ada Remix OS? Iya, tapi sekarang sudah di hentikan pengembangan nya, katanya sih mereka lebih fokus ke ranah enterprise :'(

Di skema MBR, banyak sekali batasan yang lumayan mencekik, seperti melakukan extend yang cuman sekali doang, batas harddisk hanya 2 TB saja, Primary Partition yang hanya cuman bisa 4 Partisi saja, dan masih banyak lagi batasan MBR yang cukup “mencekik”.

Selain itu, ke dua OS yang saya jalani di PC mengalami masalah yang lumayan serius. Lho, apa masalahnya? Saya akan bahas di dalam artikel ini.

Saya yang ingin mengkonversikan dari Legacy ke UEFI saja saya harus mikir panjang dulu.

Lha, kan gampang, kenapa mikirnya kok panjang dan apa yang ente pikirin? Silahkan baca artikel nya untuk penjelasannya 🙂

Jadi, memperbarui halaman di blog ini belum selesai saya lakukan, karena sebelum konversi Legacy ke UEFI, saya berpikir panjang terlebih dahulu untuk hal ini.

Jika anda penasaran masalah apa yang saya alami, dan juga bagaimana caranya, silahkan baca artikel nya.

(lebih…)

Cara buka blokir Telegram 3

Telegram masih di Blokir? Ini cara buka blokir nya

Assalamu’alaikum.

Pada Sabtu, 15 Juli 2017 lalu, sempat di hebohkan dengan pemblokiran Telegram. Maaf yah, kalo saya terlambat postingnya 😀

Pemblokiran Telegram ini dilakukan dengan alasan yang (menurut saya) itu sangat konyol, yaitu Sarang Teroris.

Seorang menteri, memblokir sebuah aplikasi Chat, hanya karena sarang teroris, bukankah itu konyol? Jika seperti itu, sebaiknya tidak usah ada Internet saja !!

Toh, teroris juga bisa komunikasi pake platform lainnya kan yang end-to-end encryption, seperti Tox, Bit Chat, Wire, dan lain sebagainya.

Saking konyolnya itu alasan, banyak sekali hujatan yang datang kepada Menteri yang bersangkutan. Bahkan, ada yang membuat petisi untuk meminta agar Telegram tidak di blokir.

Memblokir Telegram itu sama saja dengan membakar rumah yang ada tikus nya. Padahal tikusnya bisa di usir !

Meskipun sekarang sepertinya mereda, jika Telegram anda masih di blokir, tidak ada salahnya jika anda menyimak artikel ini.

(lebih…)

Cara mengamankan web atau blog dengan set HTTP Header 8

Memperketat Keamanan (Security Hardening) Web atau Blog dengan Set Respon HTTP Header (Bagian Kedua)

Assalamu’alaikum

Saya melanjutkan artikel dari: Memperketat Keamanan (Security Hardening) Web atau Blog dengan Set Respon HTTP Header (Bagian Pertama).

Jika di bagian pertama saya sudah membahas tentang X-XSS-Protection, X-Content-Type-Options, X-Frame-Option, dan HTTP Strict Transport Security (HSTS).

Maka, di bagian kedua ini saya akan membahas tentang kelanjutannya, yakni: HTTP Public Key Pinning (HPKP), Content-Security-Policy, Referrer-Policy, X-Powered-By. Sebagai bonus, saya akan berikan bagaimana caranya untuk merubah nama server di Apache dan menambahkan Header seperti “Readme”.

Jika anda ingin mengamankan web/blog dan memang “baru” buat tutorial ini, silahkan baca artikel bagian pertamanya terlebih dahulu, biar paham. 🙂

Kalau anda ingin lanjut, silahkan klik judulnya, saya langsung membahas lanjutan set HTTP Header nya.

(lebih…)

×
error: Hayooo, gak boleh copas artikel saya yah !!