Farrel Franqois Blog

DNS Publik Cloudflare (1.1.1.1) 0

Resolver DNS Cloudflare (1.1.1.1) dan Cara Menggunakannya

Assalamu’alaikum ๐Ÿ™‚

Halo, sob. Sudah lama sekali rasanya, ya 2 bulan (atau bahkan lebih) saya gak posting. Saya sedang sibuk-sibuk nya mempersiapkan dan melakukan UTS kuliah kemarin, sampai akhirnya lupa sekarang. Tapi, beberapa hari yang lalu saya membaca salah satu kabar internet yang membahas tentang hal ini.

Saya sampai-sampai tidak sempat memberitahukan sebuah kabar yang menurut saya ini cukup menarik, yaitu kemunculan Layanan DNS Publik Cloudflare dengan beralamat IP 1.1.1.1 (DNS Cloudflare)

Ya, Layanan Resolver DNS Publik tersebut sudah di rilis bertepatan pada tanggal 1 April 2018 yang lalu. Cukup unik juga, pasalnya 1 April biasanya merupakan April Mop, yang mana sebagian besar orang merayakannya setiap tahun nya, apalagi yang ada di negara sana (If You Now What I Mean?).

Sudah cukup untuk basa-basi nya disini. Jika anda ingin mengetahui penjelasan dan cara menggunakannya, silahkan baca artikel ini ๐Ÿ™‚

(lebih…)

Logo Let's Encrypt 0

Bergembiralah kalian, Let’s Encrypt sekarang sudah support Wildcard !

Assalamu’alaikum ๐Ÿ™‚

Sudah 1 bulan lebih yang lalu, saya memposting/memberikan kabar bahwa Let’s Encrypt akan support Wildcard pada 27 Februari nanti, tapi hal tersebut di tunda karena berbagai alasan.

Nah, sekarang saya kasih kalian kabar gembira (walau udah lama sih, per tanggal 13 Maret lalu), yaitu Let’s Encrypt sekarang sudah Support Wildcard secara Penuh !

Ya, anda tidak salah baca, Let’s Encrypt memang bener-bener sudah mendukung Wildcard, dan itu bisa di gunakan untuk umum. Tidak seperti bulan kemarin yang hanya untuk di uji coba pemasangannya, dan SSL nya ini tidak jalan. Sekarang, anda sudah bisa menggunakannya.

Apa saja yang di penjelasan atau yang di perlukan untuk memasang SSL dari Let’s Encrypt yang ber Wildcard ini. SIlahkan anda baca artikel ini untuk lebih lanjut ! ๐Ÿ™‚

(lebih…)

7

Cara Triple Boot dengan PhoenixOS (Windows + Linux + PhoenixOS)

Assalamu’alaikum ๐Ÿ™‚

Beberapa waktu atau tahun yang lalu, sempat di hebohkan dengan kemunculan OS Desktop turunan dari Android-x86 yang berpenampilan/memiliki GUI seperti Windows 10, yakniย Remix OS. Tapi, sayangnya, pada Bulan Juli 2017 yang lalu, pihak Jide ‘mensuntik mati’ย Remix OS dan fokus ke ranah Enterprise, sedih yak ๐Ÿ™

Sekarang, saya akhirnya malah jadi menginstall Phoenix OS yang satu-satu nya alternatif dari Remix OS Desktop. Ya, saya tadinya mau pengen menginstall Remix OS ini, tapi saya kaget kalo ada berita semacam ini, tadinya saya kira itu rumor belaka. Ehhh, malah bener-bener terjadi ๐Ÿ˜€

Terpaksa akhirnya saya install PhoenixOS sebagai alternatif dari Remix OS (meski ada Bliss OS, tapi saya baru tahu itu ๐Ÿ™‚ ), karena saya sudah Dualboot dengan Linux Mint (Windows 10 + Linux Mint). Jika ingin melakukan Triple Boot (atau lebih) dengan OS berbasis Android-x86, mungkin agak di perlukan “Perlakuan khusus” untuk itu.

Anda yang saat ini Dualboot antara Windows dan Linux, jika ingin menginstall OS turunan Android-x86 dan melakukan Triple Boot dengan nya, pasti tidak bisa dengan cara yang sembarangan pula. Lalu, bagaimana caranya? Silahkan baca artikel nya ๐Ÿ™‚

(lebih…)

ร—